Produk Riset Undip Menuju Hilirisasi

Produk Riset Undip Menuju Hilirisasi

SUARA MERDEKA – Semarang – Produk penelitian Center for Plasma Research dari Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Undip bekerja sama dengan PT Dipo Technology, mendapat pengakuan publik.

PT Angkasa Pura menyatakan produk bernama Zeta Green ini layak dipakai untuk kepentingan pelayanan di bandara-bandara internasional. Ini membuktikan produk para penelitian UNDIP mulai memasuki era hilirisasi.
“Pengakuan itu diterima setelah Zeta Green mendapat award dari PT Angkasa Pura II. BUMN itu menilai produk yang dapat membersihkan udara dari virus, bakteri, jamur, partikel, dan asap itu cocok ditempatkan di bandara, “Kata peneliti senior UNDIP Dr M Nur dalam paparan pers di Media Center Undip, baru-baru ini.

Industri
Mantan dekan FSM ini mengemukakakan, hasil penelitian kalangan kampus benar-benar diwujudkan untuk membantu masyarakat. Selain itu, manfaatnya juga besar untuk mendukung pertumbuhan industri. Kampus tidak boleh dianggap sebagai menara gading dengan hasil pemikiran yang di awang-awang.
Teknologi Zeta Green ini tercipta atas kelanjutan dari hasil penelitian unggulan strategis nasional (Pusnas) yang diketuai Muhammad Nur.
Tim riset beranggotakan peneliti lintas disiplin keilmuan. Mereka adalah Dr Endang Kusdiyantini (FSM), Dr Tri Agustini Winarni (FPIK), Dr Susilo A Widyanto (FT), dan Dr Harjum Muharam (FEB).
Hasil penelitian ini telah disepakati untuk diterapkan di masyarakat dan dikomersilkan dengan PT Dipo Technology melalui perjanjian lisensi dan kerja sama operasional.
Demi memberikan dukungan kemanfaatan di masyarakat, para penelitian Undip menciptakan tiga model aplikasi dengan variasi harga yang berbeda. Produk ini siap dilempar ke pasaran untuk mendukung kualitas kesehatan masyarakat.

 

PT DIPO TECHNOLOGY MEMPEROLEH INNOVATION AWARD ANGKASA PURA II

PT DIPO TECHNOLOGY MEMPEROLEH INNOVATION AWARD ANGKASA PURA II

Semarang.undip.ac.id. “Hasil penelitian teknologi plasma yang dikembangkan Group Peneliti di Center for Plasma Research, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro semakin dikenal masyarakat” hal ini disampaikan oleh Dr. Muhammad Nur, DEA sebagai pimpinan dari pusat penelitian tersebut bersama perwakilan dari PT. Dipo Technology, mendapat penghargaan dari Angkasa Pura II melalui Program Innovation Award2015. Tim Undip ini diberi penghargaan dalam Katagore Inisiasi Inovasi Tata Lingkungan dan Pengamanan Penumpang berbasis Teknologi Plasma.saat acara Jumpa Pers, Senin, 24/8 di Media Center, Humas Undip Semarang.

Pusat penelitian yang dipimpin Nur telah menghasilkan banyak produk salah satunya yang diikutkan dalam ajang penghargaan dari Angkasa Pura II tersebut. Proses penjaringan penerima penghargaan telah dimulai sejak bulan September 2014. Melalui sileksi panjang akhirnya pada tanggal 13 Agustus 2015 diumumkan para penerima penghargaan.

Produk ini bekerja menyedot udara yang polusi udara seperti asap, bakteri, jamur, virus. Polusi udara ini oleh system dalam alat akan didorongkan ke reaktor plasma. Dalam reactor, polusi udara dinetralkan dan mikroorganisme (nakteri, jamur, virus) dihilangkan. Udara yang keluar sudah sangat bersih. Jadi bagi Angkasa Pura II, peralatan ini dapat dipasang di ruang khusus tempat merokok dan ruang tunggu untuk menjamin keselamatan penumpang sebagai perokok pasif dan keselamatan dari penularan penyakit antar Negara dan antar daerah. Mn/Ir