POKTAN BAWANG PUTIH DI SEMBALUN, NTB MENGGUNAKAN ALAT D’OZONE

POKTAN BAWANG PUTIH DI SEMBALUN, NTB MENGGUNAKAN ALAT D’OZONE

Sembalun, Persoalan penakaran atau pembibitan bawang putih selalu mengalami masalah, disebabkan oleh jamur yang berkembang pada saat masa dormansi bawang putih tersebut.

Hal ini juga dialami oleh para petani yang berada di Sembalun, Nusa Tenggara Barat. Daerah yang terletak di bawah kaki gunung Rinjani tersebut sebagai salah satu penghasil bawang putih selalu mengalami serangan hama berupa jamur pusarium.

Serangan pusarium ini terjadi pada saat petani menyimpan bibit bawang putihnya di gudang bibit, menunggu tunas bawang tumbuh. Masa dormansi ini adalah masa sangat kritis bagi para petani. Dalam satu gudang petani bisa menyimpan bibit hingga sampai puluhan ton. Jika terjadi serangan jamur pusarium tersebut maka dapat dipastikan bibit akan mengalami kerusakan. Oleh karena itu petani biasa mengatasinya dengan menyemprotkan pestisida atau dengan cara pengasapan. Namun cara mengatasi pusarium dengan menggunakan pestisida dan pengasapan kurang efektif.

Melihat kondisi tersebut, Bank Indonesia NTB, berinisiatif mendatangkan mesin D’ozone untuk petani bawang putih di Sembalun. Alat tersebut memiliki fungsi untuk membunuh bakteri, virus dan jamur pada bawang putih.

Saat ini D’OZone tersebut telah digunakan oleh petani di gudang bawang putih dengan kapasitas 30 ton bibit bawang putih.

Awa, 23012021

ZETA GREEN TEKNOLOGI PLASMA DINGIN

ZETA GREEN TEKNOLOGI PLASMA DINGIN

Zeta Green adalah alat penjernih udara yang berfungsi  untuk membersihkan udara kotor, asap rokok, asap kendaraan, CO2, yang berada dalam ruangan membunuh virus, bakteri, jamur, menghambat penyebaran  penyakit, yang disebabkan oleh virus,  bakteri maupun jamur, menghilangkan bau ruangan  yang tidak sedap. Menghasilkan udara bersih (oksigen), segar  dan sehat, bebas virus, bakteri dan jamur yang  berbahaya.

Menurut Chen (2002), plasma merupakan daerah reaksi tumbukan elektron yang sangat signifikan untuk terjadi. Plasma dapat terjadi ketika temperatur atau energi suatu gas dinaikkan sehingga memungkinkan atom-atomgas terionisasi akan membuat gas tersebut melepaskan elektron-elektronnya yang pada keadaan normal mengelilingi inti.

Maka secara sederhana plasma didefinisikan sebagai gas terionisasi dan dikenal sebagai fase materi ke empat setelah fase padat, cair, dan fase gas.

3 JENIS PLASMA

1. Plasma Panas

Plasma panas terjadi dalam keadaan kesetimbangan termal (thermal equilibrium). Pada pembangkitan plasma panas distribusi energi elektron dan molekul gas mendekati sama, karena frekuensi tumbukan antara elektron dan molekul gas lebih besar. Plasma panas adalah plasma yang tersusun dari molekul 6 gas yang bertemperatur tinggi. Plasma jenis ini memiliki temperatur di atas 10 K. Plasma panas digunakan untuk memproduksi energi listrik.

2. Plasma Termik

Plasma jenis ini tergolong plasma dalam keadaan ketidaksetimbangan termal (non – thermal equilibrium). Partikel–partikel berat di dalam plasma bersuhu lebih tinggi dari 3000 K. Elektron dalam plasma termik ini mempunyai 5 temperatur cukup tinggi lebih besar dari 10 K. Plasma jenis ini sering digunakan untuk pengelasan, pemotongan logam, pembersihan polutan dan lain–lain.

3. Plasma Dingin

Plasma yang terjadi dalam keadaan ketidaksetimbangan termal (non–thermal equilibrium) antara temperatur elektron dan gas. Temperatur elektron tinggi tetapi temperatur partikel gas relatif rendah karena tumbukan elektron dan partikel gas sangat kecil. Pada plasma dingin ion dan atom–atom atau molekul–molekul netral tetap dalam suhu sekitar 1000 K. elektron–elektron dalam plasma jenis ini mempunyai temperatur cukup tinggi sekitar 50000 K. Plasma dingin sering digunakan dalam bidang mikroelektronik, pembentukan materi baru dan pembersihan polutan.

BISAKAH PLASMA MEMBUNUH VIRUS, JAMUR DAN BAKTERI

https://nationalgeographic.grid.id/read/131741924/mengenal-teknologi-terbaru-
yang-mampu-membunuh-99-kuman-di-udara-seperti-apa?page=all

BISAKAH ZETA GREEN MEMBUNUH VIRUS, BAKTERI DAN JAMUR?

Reaktot plasma dingin yang di produksi oleh PT. DIPO TECHNOLOGY
sumber : https://kompas.id/baca/humaniora/ilmu-pengetahuan-teknologi/2020/08/10/plasma-dingin-mengurangi-risiko-covid-19/

BISAKAH TEKNOLOGI LAIN MEMBUNUH BAKTERI, JAMUR DAN VIRUS? AMANKAH?

SINAR ULTRA VIOLET (UVC)

PLASMACLUSTER MENGGUNAKAN FIILTER

https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4217356/air-purifier-sanggup-cegah-infeksi-corona-covid-19-fakta-atau-hoaks

CARA KERJA ZETA GREEN

HASIL UJI ZETA GREEN

KELEBIHAN ZETA GREEN

  1. RAMAH LINGKUNGAN

Teknologi plasma yang   digunakan pada Zeta Green  tidak meninggalkan residu apapun. Malah udara dalam ruangan menjadi segar

2. TIDAK MENGGUNAKAN FILTER

Teknologi plasma yang digunakan pada Zeta Green tidak membutuhkan filter, karena jika menggunakan filter maka pada suatu saat filter tersebut akan mengalami kejenuhan dan berakibat berkembangnya mikroorganisme pada filter tersebut.

3. MENGUBAH ASAP ROKOK (CO) DAN MENGHASILKAN OKSIGEN

Teknologi plasma pada Zeta Green dapat mengubah asap rokok (CO), memisahkan Carbon dan Oksigen. Carbon berubah menjadi debu yang kemudian jatuh pada dasar Zeta Green, dan Oksigen keluar melalui lubang di bawah Zeta Green udara di dalam ruangan yang terpasang zeta Green menjadi segar

4. PLASMA DINGIN YANG BEKERJA

Teknologi plasma pada Zeta Green menghasilkan O3 (ozon) tetapi sangat rendah yaitu 0,05 ppm. Dibawah standar yang ditetapkan Internasional US EPA 2012 (Health Effects of Ozone in The General Population) yaitu sebesar 0,08 ppm ambang batas ozon yang bisa dihirup manusia.